Title : New House, New Trouble (Part 1)
Main Cast : Evil Couple (Cho Kyuhyun – Song Eunrim)
Support cast : Super Junior member, Soohwa (Yesung GF)
Genre : Romance, Comedy
Rate : 15+
Length : Continue

Disclaimer : © by @thyziana! No Plagiat! Buat yang mau plagiat lempar aja ke laut! Semua ide dalam FFku ini murni dari ide dari pikiranku.. Dan tolong kalau ada yang mau copy ke MS Word, ijin dulu yaa.. Dan tolong ambil full mulai dari bagian title. Kalian enak-enakan copas, kasian aku yang punya ide klo gak dikasi tau..

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Ohh iya.. sebelumnya makasih bangat buat kalian yang udah komen di teasernya.. gak ngangka banget dalam waktu 2 hari persyaratannya udah terpenuhi. xD dan sesuai janjiku, maka FF-nya kupublish sebelum waktunya.

Dan aku mau promote dikit nih.. FFL lagi nyari free writer, kalau ada yang berminat langsung baca persyaratannya yaa..

Okedeh, moga-moga kalian suka FF kali ini.. part berikutnya akan kupublish minggu depan, jadi harap bersabar ^^ dan jangan lupa komennya~ mungkin untuk kalian mengomentari FF itu gak penting, tapi buat penulisnya sangat penting >< secepatnya akan kubalas komen kalian satu per satu~

Ohh iya, yang terakhir.. walaupun belum waktunya, tapi kuucapin memang deh.. Selamat hari Idul Fitri bagi yang merayakan~ mohon maaf lahir batin ^^

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Eunrim POV

“…………………………………………………..”

Sayup-sayup terdengar suara seseorang. Bukan seseorang, tapi banyak orang. Aku yang dari tadi sudah berusaha mengabaikan suara tersebut akhirnya tak tahan lagi. Dengan kesal aku membuka mata dan langsung mengarahkan pandangan ke jam berwarna biru safir di meja sebelah tempat tidur.

“Jam 8? Bagus sekali! Siapa juga yang ribut di rumahku sepagi ini?!” dengan jelas kupasang raut muka tak puas. Aku baru saja tiba di Seoul kemarin malam, tentu saja masih lelah sehabis perjalanan jauh. Kenapa semua orang SANGAT hobi merusak moodku di pagi hari?!

“Kenapa ribut sekali sih?!” teriakku frustasi begitu membuka pintu kamar. Tanpa menunggu jawaban yang memang tak akan datang, aku langsung keluar dan menuju lantai bawah.

“Eomma?” pekikku begitu melihat sosok wanita paruh baya yang sedang mengomando beberapa pekerja.

“Morning, darling~ kenapa cepat sekali bangunnya?” sapa Eomma dengan tampang polos. Tunggu sebentar.. Kenapa eomma ada di sini?

“Apa yang eomma lakukan di sini? Kapan datangnya? Kenapa kita tidak pulang bareng saja kemarin? Lalu Appa mana? Baik-baik saja kan?” cerocosku mulai mengajukan segudang pertanyaan. Aku memang kembali ke Seoul setelah kondisi Appa sudah mendingan, tapi kenapa sekarang dengan sangat tiba-tiba eomma muncul?

“Ommona, slow down Eun-ah.. Appamu baik-baik saja.. dan eomma di sini karena harus mengurus sesuatu~” kerlingnya penuh arti.

“Apa maksud eomma dengan ‘mengurus sesuatu’? dan kenapa barang-barang di rumah ini diangkut?!” seruku sewaktu menyadari bahwa ternyata sebagian perabotan di rumah ini telah menghilang.

“Nah itu dia maksud eomma.. kau harus pindah, darling.” Tiba-tiba eomma menatapku dengan raut wajah serius. Aku sangat jarang melihat tatapannya seperti itu. Jangan-jangan..

“JANGAN BILANG KITA BANGKRUT??!!” jeritku memikirkan kemungkinan terburuk.

“Aigoo..” eomma mengetuk pelan kepalaku dengan pelan. “Mana mungkin kita bangkrut sayang? Kau ini ada-ada saja..”

“Tapi kenapa sebagian perabotan kita sudah menghilang?” tanyaku sambil berusaha mencari jawaban dari mata eomma. Tatapannya telah kembali tenang ternyata.

“Kau tak usah banyak bertanya.. Pokoknya sekarang mandi, lalu ganti bajumu.. eughh~ eomma sudah tak tahan dari tadi kau bau sekali!” katanya sambil mendorongku kembali ke lantai atas.

Aku mencium aromaku sendiri. Perasaan tak ada bau apapun? Aishh.. Eommaku ini selera humornya memang tak pernah berkurang. Tapi aku mau diapakan lagi?

***

“Eomma, kenapa kita ke apartement oppadeul?” tanyaku setelah mobil yang kami kendarai terparkir mulus.

“Mengurus sesuatu?” tanya eomma balik sambil cekikikan.

Aishh! Aku tak suka terus menerus menjadi orang yang tak tahu apa-apa. Mengapa eommaku ini menyimpan banyak sekali rahasia sih? Aku bukan gadis cerdas yang dapat membaca semua situasi.

Eomma yang melihat kegusaranku malah tambah cekikikan tak jelas. “Kau akan tau sebentar lagi, sayang~”

Akhirnya aku hanya pasrah saja dan membiarkan eomma menarik-narikku. Dia memperlakukanku layaknya boneka. Sejak dulu selalu begitu.

“Selamat pagi Mrs.Song.. Semua perabotan Anda telah diatur dengan baik. Jika Anda membutuhkan bantuan bisa langsung menghubungi kami.” Sapa resepsionis sambil memberikan secarik kertas pada eommaku.

Changkamman.. PERABOTAN?

“Eomma, apa maksud ajussi tadi?” tanyaku ketika kami menunggu lift. Jangan-jangan eomma ingin aku tinggal bersama oppadeul??!!

“My dear Erica Song, eomma tak akan setega itu membiarkanmu tinggal bersama banyak namja! Ommoo.. Begini-begini juga eomma masih punya naluri sebagai ibu.” Semprot eomma merasa tersinggung.

“Lalu apa maksudnya..” sebelum aku sempat menyelesaikan perkataanku, tiba-tiba ada sepasang tangan yang menutup mataku.

“Tebak ini siapa~” seru suara cempreng itu di telingaku.

Aishh.. Oppa monyet ini!

“Lee Hyukjae oppa.. dalam hitungan ketiga kalau kau tidak melepaskan tanganmu, aku akan berteriak sekencang-kencangnya!” seruku.

“Aigoo Eun-ah.. ada baiknya juga kalau matamu ditutup, ini akan menjadi surprise bagimu.. Gomawo Hyukkie.” sahut eomma membela oppa monyet itu.

“Nee gomo..” balas Eunhyuk oppa dengan nada kemenangan. Aku akan memanggangmu hidup-hidup ketika kau melepaskanku! Liat saja nanti. Tapi, sejak kapan eommaku dipanggil ‘gomo’?

“Yaa oppa.. sejak kapan kau memanggil eommaku dengan sebutan ‘gomo’?” Tanyaku disela-sela tuntunannya menuju dalam lift.

“Sejak kau resmi menjadi tunangan magnae kami. Aku selalu menganggap Kyuhyun sebagai adikku tau. Walaupun sikap kurang ajarnya itu keterlaluan. Dan artinya kau kan calon adik iparku, tidak masalah kan kalau eommamu kupanggil gomo?” canda Eunhyuk oppa sambil tertawa renyah.

“Gwenchana, hyukkie. Sebutan ‘gomo’ juga bagus didengar. Ehh, tapi apa Kyuhyun sebegitu kurang ajar yaa?” tanya eommaku.

“Ehm, tidak begitu kurang ajar juga sih gomo.. terkadang dia bisa bertingkah maniiiiiiis sekali kalau ada maunya. Adaw!” jerit Eunhyuk oppa begitu kakiku kudaratkan dengan mulus di atas kakinya.

“Waeyo hyukkie?” tanya eomma lagi.

“Aniyoo..” seru Eunhyuk oppa sambil menahan ringisannya. Siapa yang suruh kau bertingkah di depan eommaku, Lee Hyukjae?

Terdengar bunyi dentingan lift. Artinya kami sudah sampai? Tapi di lantai mana ini? Sebelas? Atau dua belas?

“Kita sudah sampaaiii..” seru eomma. Dan tepat saat itu juga tangan yang menutupi mataku dilepaskan.

“Annyeong!” Dengan sekejap Eunhyuk oppa langsung lenyap dari belakangku. Apa mungkin dia telah memperhitungkan bahwa aku akan mengamuk?

“Ini dimana?” tanyaku penasaran ketika menyadari bahwa ini bukan tempat oppadeul.

“Tadaa~ Eomma memutuskan untuk menghadiahkanmu apartement baru..” kata eomma senang.

Aku melihat ke sekeliling ruang tamu. Semuanya sudah tertata dengan baik. Bahkan jauh lebih enak di lihat bila dibandingkan dengan punya oppadeul. Artinya ini bukan apartement mereka.

“Lantai berapa ini?”

“Sebelas. Apartementmu tepat berada di depan punya Kyuhyun~ Eomma sangat susah untuk menggusur pemilik sebelumnya, karena dia juga seorang ELF.. Tapi apa sih yang tidak bisa kulakukan demi anak eomma tercinta?” jelas eomma bangga.

Tanpa sadar aku langsung berlari ke pintu untuk memastikan. Dan  memang ketika membuka pintu, serbuan tulisan para ELF membanjiri mataku. Artinya ini memang lantai oppadeul? Kenapa aku tidak pernah menyadari kalau dalam satu lantai mempunyai dua apartement?

“Sudah percaya?” tanya eomma memastikan. “Ahh, dan kenapa kita tidak memberi salam pada tetangga baru?”

***

Author POV

“KITA PUNYA TETANGGA BARU LOH!” teriak Eunhyuk begitu memasuki ruang tamu.

“Hah? Nugu? Apa jangan-jangan tetangga kita sudah tak tahan karena ELF biasa salah alamat dan mengganggunya?” kata Sungmin yang sedang asik menonton TV.

“Coba tebak siapa~” goda Eunhyuk tepat di sebelah Kyuhyun yang sedang bermain PSP.

“Aku sedang tak ingin diganggu, monyet. Kau ganggu saja Sungmin.” Seru Kyuhyun tanpa perlu mengalihkan pandangan dari PSPnya.

“Aishh.. sifatmu itu malah bertambah buruk dari hari ke hari..” sahut Eunhyuk kecewa. “Hyung, kau tak mau menebak?”

Di dalam dorm itu hanya ada Kyuhyun, Sungmin, dan Eunhyuk. Member lain ada schedule sehingga hanya menyisakan ‘orang-orang pengangguran’.

“Mana aku tau.. Tapi mudah-mudahan dia bukan sesaeng fans lagi. Dan kalau dilihat dari antusiasmu, pasti yeoja kan?” tebak Sungmin.

“Mungkin? Tapi aku rasa hyung tidak akan menyesal kalau tau siapa tetangga baru kita..” Eunhyuk sangat senang karena dialah orang yang pertama tau tentang kepindahan Eunrim. Bahkan dia mendapat info sebelum Kyuhyun.

“ARGHHHHHHHHHH! Selangkah lagi aku menang!!” jerit Kyuhyun memecah suasana. Dengan kesal dia membanting PSPnya ke sofa.

“Sudah selesai mainnya?” sapa Eunrim tiba-tiba. Eunrim memang tak perlu repot-repot mengetuk pintu. Super Junior menggunakan pengaman sidik jari pada pintu mereka, dan Eunrim sudah lama mendapatkan akses 24 jam untuk mengunjungi Kyuhyun karena sidik jarinya juga ikut terekam.

“Eun-ah? Kapan kau kembali ke Seoul? Kenapa tidak memberitahuku?” kata Kyuhyun begitu melihat sosok Eunrim. Selama beberapa bulan terakhir ini mereka memang hanya berhubungan lewat SMS atau telepon. Kedatangan Eunrim yang sangat tiba-tiba tentu saja membuat Kyuhyun kaget.

“Aaa.. Annyeonghaseyo..” kata Sungmin terbata-bata begitu menyadari siapa tamu kedua mereka.

“Annyeong aegya.. Namamu Sungmin kan? Aku eomma Eunrim..” balas Mrs.Song ramah.

“Eommoni? Annyeonghaseyo.. Maaf aku tak sadar tadi. Mari duduk..” spontan Kyuhyun langsung berdiri dari sofa yang di dudukinya, begitu pula Sungmin.

“Gomo mau minum apa? Biar kusiapkan..” tawar Eunhyuk.

“Anii.. Kalian tak usah repot-repot.. Aku cuma punya waktu sebentar..” tolak Mrs.Song halus.

“Ada apa sampai eommoni datang mengunjungi kami? Ada masalah yaa?” tanya Kyuhyun polos.

“Ahh itu! Eommoni hanya mau menitip Eun-ah lagi..” jawab Mrs.Song. “Dan sebagai manager baru, tentu saja Eun-ah harus berada sedekat mungkin denganmu. Jadi eommoni memutuskan untuk membeli apartement tepat di depan punya kalian..”

“HYEEEEEEEEEEEE???” seru Eunrim dan Kyuhyun bersamaan.

-continue-

Penasaran? emang aku sengaja buat kalian penasaran *evil laugh* #kabuuuur