Annyeong haseyo? ^^

Lama tak berjumpa dengan kalian semua (?) #abaikan

Di bulan Agustus ini, Ji Soon akan menyuguhkan sebuah songfic yang emang udah dari dulu pengen banget Ji Soon selesaiin, dan syukurnya bisa kelar jg nih

Judul songfic kali ini pasti gak bakalan asing lagi bagi para Inspirit Indonesia.😀

Salah satu lagu dari boy group tersebut telah menginspirasi Ji Soon untuk membuatnya menjadi salah satu karya sederhana Ji Soon seperti biasanya, dan semoga songfic ini bisa menghibur waktu senggang kalian semua para reader setia FF Lovers ^^

Dan tak lupa juga Ji Soon mengucapkan “Dansik chukje il chukha hamnida!” (Selamat Hari Raya Lebaran) bagi semua yang merayakan, mohon maaf lahir dan batin yoo😀

***

[Songfic] Only Tears

 

Story by    :    Ji Soon

Song by     :    Infinite

Genre         :    Angst, tragedy, romance

Cast             :    – Kim Sunggyu (Infinite)

– Han Ji Eun (OC)

Disclaimer  :       It’s just songfic, all about song and lyrics is 100% by Woolim Ent., but the story I have inspired by that song and I don’t plagiarize it. Thanks for your understanding! ^^

***

—-Flashback—-


      “Aku mohon kepadamu, jauhi Ji Eun! Aku berharap ini adalah permohonan terakhir dariku agar bisa kau kabulkan. Aku inginkan yang terbaik untuk anakku, jadi kumohon, bila perlu aku akan berlutut di hadapanmu,”

   “Tidak, Tuan! Jangan Anda lakukan hal itu, aku mengerti. Aku akan melakukannya.”

      “Benarkah? Terima kasih banyak, nak! Kau memang pria yang tangguh, tapi Ji Eun bukanlah wanita yang pas untukmu. Dia harus banyak belajar dalam meraih masa depannya, aku akan mempertaruhkan segalanya untuknya. Bahkan harga diriku juga akan kupertaruhkan. Terima kasih, nak! Kau sudah mau mengerti situasi yang ada. Aku akan memberikanmu imbalannya.”

      “Tidak, tidak usah, Tuan! Saya tidak membutuhkannya, sudah cukup saja. Anda tenang saja, aku juga menginginkan yang terbaik untuk Ji Eun, dan mungkin hal ini memang merupakan jalan keluarnya, aku tidak akan menyesalinya.”

      “Baiklah, Sunggyu! Aku bisa mengandalkanmu.”

—-Flashback End—-

 

      Ji Eun, maafkan aku… Aku tahu ini akan menyakiti hatimu, tapi hal itu tetap harus terjadi. Kita tidak ditakdirkan untuk bersatu, meskipun kita menginginkannya. Kau dan aku berbeda dunia, semua hal yang terbaik ada dalam dirimu, tapi tidak denganku.

      Cukup rasa ini berakhir, itulah yang terbaik. Walaupun kita masih tidak bisa menerima kenyataan ini, mungkin kita tetap bisa membiarkan itu terjadi sesuai jalannya. Biarlah kau dan aku menjalani hidup kita masing-masing, karena aku hanya tidak ingin kau semakin terluka jika selalu bersamaku. Aku hanyalah akan menjadi seonggok duri yang lama-kelamaan akan semakin membesar dan peka untuk melukaimu.

      Setidaknya hal kebohongan itulah yang akan kukatakan padamu, karena aku tidak bisa mengatakan faktanya bahwa aku tidak ingin hal itu terjadi. Satu hal yang tersembunyi dari kebohongan ini adalah bahwa aku masih menyayangimu, Ji Eun.

 

Saranghanda mianhada

Geurae deoneun andoegesseo

 

I love you. I’m sorry

But i can’t do this anymore

 

      Hujan masih belum reda, tapi suasana dalam ruangan ini sangat hening. Bahkan degupan jantung bisa bergema dalam ruangan ini. Dalam keheningan ini, kami terdiam. Aku telah mengucapkannya, kata itu telah kuucapkan. Tapi mengapa hatiku masih terasa sesak?

     Dia hanya terdiam, mengapa dia tidak menjawabku? Yang kubutuhkan sekarang adalah jawabannya, jawaban positif tentunya, kuharap ia bisa mengalah untuk saat ini. Jawaban sekaligus kata terakhir sebelum hal itu terjadi. Hal yang telah kutakuti sejak dulu.Dan aku tahu,saat hal itu terjadi aku tak bisa berbuat apa-apa.

Nan dagagal jagyeok jocha eobseo

Nal saranghaji ma

Naegen maeumeul naeeojul yeoyudo eobseo;

Maeireul himgyeopge salgo

Haruga beogeowo ulgo

 

I don’t even have the right to get close to you

Don’t love me

I don’t have the ease of being able to give you my heart

I live every day beyond my strength

Each day is too much so i cry

 

         “Kau yakin dengan pernyataanmu barusan?”

        Ia menjawab, tidak, lebih tepatnya ia ingin kembali menyangkal. Aku tahu ia pasti akan menanyakan ini, lalu apakah aku akan menjawab ya?

      Tentu saja, aku harus berbohong. Aku harus melawan diriku sendiri, dia bukanlah untukku. Aku tidak ingin mengulangi derita yang sama, walaupun aku tahu resiko yang akan terjadi selanjutnya. Tapi, alangkah baiknya jika aku melepaskanmu. Ya, ini bukanlah hal yang bagus untuk memberikanmu perasaan ini lagi, aku lemah.

       Namun, aku kuat untuk tetap menjalani hidup ini. Aku masih kuat untuk menangis. Tapi sungguh aku tidak kuat untuk mencintaimu lagi, jadi aku yakin dengan pernyataanku barusan.

     “Sunggyu, mohon katakan padaku bahwa kau hanya bercanda, kan? Aku yakin ini bukan karena maumu, pasti ini karena ayahku.”

         Ya, ini memang bukan kemauanku, tapi apa yang dikatakan ayahmu adalah benar, namun jawaban itu pasti akan lebih melukainya. Aku terpaksa berbohong lagi padanya dengan mengatakan bahwa hal itu salah dan alasan utamanya karena aku sudah tidak mencintainya lagi. Maafkan aku, Ji Eun.

      “Baiklah, jika itu maumu! Walaupun aku masih belum percaya.”

    Ia menurutiku, kali ini ia memercayaiku. Ia telah melakukannya, hal yang kuinginkan secara terpaksa. Baiklah, pergilah dengan tenang! Ini telah berakhir, aku akan bertahan.

O nan.. Nege jul su inneunge eobseo

Missing u

Ttatteutan maldo motae

I missing u

Gamhi baral sudo eobseo

I missing u

Ireoke mireonae

Naegen gajingeon simjangppun motnan nomira

 

Oh, i.. I don’t have anything i can give you

(but i’m) missing you

I can’t even give you loving words

But i’m missing you

I can’t even boldly wish for you to be mine

But i’m missing you

So i push you away

Because i’m a guy who has nothing but his own heart

 

      Hujan pun semakin deras, langit kelabu serasa menyembunyikan diriku di balik ruangan ini. Dalam ruangan terang ini, aku merasa seperti dalam ruangan yang kelam. Semakin kelam semenjak ia tak ada di sini. Apakah aku telah melakukan kesalahan yang besar terhadapnya? Suatu kesalahan ini bukan karena keinginanku, inilah yang memang harus terjadi.

      Aku bukanlah pangeran dan kau adalah putri, dalam dongeng semua orang tahu bahwa seorang putri nantinya akan hidup bahagia bersama pangerannya. Pangeran  yang tampan, kaya, pintar, dan penuh perhatian untuk selalu menyayangi permaisurinya adalah dambaan semua putri. Aku bukanlah siapa-siapa. Aku tidak mempunyai apa yang seorang pangeran miliki, aku bukanlah segalanya.

      Aku tidak bisa membiarkan dirimu selalu berada di sisiku, sedangkan hati kita tidak bisa disatukan. Aku tidak bisa hanya terus berharap suatu mukjizat akan terjadi, jika saja orang lain tidak pernah mengalami luka perih dalam hidupnya. Untuk saat ini aku tidak bisa melakukan apa-apa, aku lemah karenanya. Aku harus menerima kenyataan ini, tetapi diriku akan selalu merindukannya, karena dia adalah orang yang pernah mengisi kekosongan di hati ini. Hati inilah yang bisa kau miliki, tapi tidak untuk kau raih. Hanya hati inilah akan kuberikan seutuhnya untukmu, walaupun kau tak bisa lagi menyentuhku dan menggapaiku.

Chamgoisseo apeujiman

Naegen nunmuldo sachiya;

Neol barabol jagyeok jocha eobseo

Nal baraboji ma

 

I’m holding back, even though it hurts

Even tears are a luxury for me

I don’t even have the right to look at you

Don’t look at me

 

      Aku tahu ini sangat susah untuk diterima, tapi aku akan tetap bertahan. Meskipun aku harus menangis setiap waktu saat aku mengingatmu. Setiap air mataku ini adalah hal yang berharga untukku. Yang kumiliki sekarang hanyalah air mata, hatimu sudah bukan milikku lagi. Bahkan aku sudah tak pantas juga untuk bisa melihatmu kembali, jadi sejak saat ini kita tidak akan pernah lagi saling menatap. Jangan lihat diriku yang tak pantas juga untuk melihatmu!

Ara neo inneun geugose nae mami isseo

Sumgyeori daheul georie

Eonjena gateun jarie

 

I know that my heart is wherever you are

Close enough our breaths can touch

Always in that same place

 

      Aku tahu, di mana pun kau berada kau pasti bisa merasakan perasaanku. Perjalanan bersama dua tahun lamanya tidak akan mudah dilupakan begitu saja. Bahkan meskipun kita sangat jauh, aku bisa mendengar napasmu. Apa yang kurasa itulah yang kau rasakan. Meskipun kita jauh, aku tetap merasa kita seperti dalam satu tempat yang sama. Selalu seperti itu yang kurasakan. Dan perpisahan kali ini mungkin hanyalah sementara, roda kehidupan akan terus berputar. Takdir kehidupan kali ini adalah rintangan yang harus kita jalani. Aku akan menunggumu.

 

Sesang nuguboda

Neoreul saranghagie chama deo

 

More than anyone else in this world

I love you, so i hold back

 

      Kau memang seorang putri, hal itulah yang membuatmu spesial di hatiku. Aku tak pernah merasakannya sebelumnya, hanya engkaulah alasanku untuk bertahan hidup. Lebih dari siapa pun di dunia ini, itulah bagaimana aku mencintaimu. Engkaulah satu-satunya harta terindah yang ingin selalu kusimpan dalam duniaku, hanya engkaulah yang kumiliki. Maka dari itu, aku akan tetap bertahan. Melihatmu bahagia sudah sangat cukup untukku, meskipun kita tak bisa bersama.

O nan.. Ni son jabajul suga eobseo

Missing you

Nunmulman angilkkabwa

I missing you

Hamkke hajal suga eobseo

I missing you

Ireokke doraseo

Naegen gajingeon simjangppun motnan nomira

 

Oh i… i can’t hold your hand

But i’m missing you

I’m worried i might just have my tears to hold

So i’m missing you

I can’t tell you to stay with me

But i’m missing you

So it’s too much, but in the end

It’s because i’m a man who has nothing but his own heart

 

        Jauh, kini kau sudah tak nampak lagi. Tak ada lagi tangan lembut yang selalu menggandengku dan membelaiku. Tak bisa lagi aku menggapaimu, tapi hanya dirimulah yang selalu kurindu.

   Meskipun aku masih menginginkan dirimu, aku tetap tidak bisa mengatakannya. Aku merindukanmu, Ji Eun.

        Baiklah, cukup di sini saja. Ini adalah akhir dari kisah kita. Bukan, atau lebih tepatnya adalah akhir dari kisahku. Karena aku hanyalah seorang pria yang tidak punya apa-apa, tapi hatiku hanyalah selalu untukmu, Ji Eun…

***

Jangan lupa tinggalin jejak kalian di sini ya! ^^

Kamsahamnida~