Title : My Love Is You [Part 2] || Author : Candoit || Length : Continue || Genre : Romance, Comedy || Cast : Ji Yeon (T-Ara), Jinwon 2AM, Yunho(TVXQ), Eunjung (T-Ara), Soe-hyun(SNSD)

.

.

MY LOVE IS YOU®2013

Ji Yeon POV

“Ji Yeon-ah….. Ji Yeon-ah…”, suara teriakan omma dari ruang makan terdengar di telingaku. Tak lama kemudian ada seseorang membuka pintu kamarmu.

“Ya! Ji Yeon-ah, apa kau tidak pergi ke sekolah hari ini?” ahh,…. Onnie kau mengagetkanku.

“Ani.. Katakan pada omma sebentar lagi aku ke ruang makan.”

“Cepatlah kau bersiap.” Onnie segera pergi meningalkanku. Aku pun bergegas untuk bersiap ke sekolah. Setelah siap, aku berkaca di depan cermin yang berada di dekat jendela kamarku untuk memastikan penampilanku hari ini. Tanpa sengaja di luar jendela kamar aku melihat beberapa orang yang sibuk memindahkan barang. Owh…. tetangga baru…. Yupz.. sudah 1 bulan terakhir ini, rumah di samping kiri rumahku tidak berpenghuni. Akhirnya…., ada juga yang menempati rumah itu. Selama sebulan ini semenjak rumah itu kosong, aku selalu saja memikirkan hal yang aneh dan berimajinasi yang macam-macam. Aku segera pergi meninggalkan kamarku bergegas menuju meja makan.

“Annyeong omma..appa..onnie” sapaku kepada tiga orang yang sedang duduk di meja makan.

“Ji Yeon-ah, kau lama sekali. Coba lihat ini sudah jam berapa, nanti kau terlambat.”

“Nde…omma…” jawabku sambil mengunyah makanan yang telah disiapkan omma.

“Ya, omma.. apakah kita memiliki tetangga baru?” eunjung onnie membuka pembicaraan.

“Sepertinya begitu, ada apa?” Tanya omma kepada onnie.

“Ani..omma.. hanya saja aku merasa bersyukur. Dengan adanya tetangga baru, aku tidak perlu lagi menemani Ji Yeon tidur karena dia takut dengan rumah kosong itu.” jawab onnie sambil menatapku nakal. Aissshhh….onnie, kau mempermalukan aku lagi.

“Ji Yeon selalu saja sepert itu. Sangat jahil, tapi takut dengan rumah kosong” appa ikut angkat bicara. Pagi ini aku sangat terpojokkan. Huhuuuu… Setelah sarapan aku segera berpamitan dan bergegas pergi ke sekolah.

“Onnie, aku duluan” bisik ku kepada Eunjung onnie. Ketika aku keluar rumah dan melirik tetangga baruku itu, aku melihat seorang pria yang sepertinya tidak asing bagiku. Tapi….aku sama sekali tidak bisa mengingatnya. Ah….. sudahlah…

Jinwon POV

“Jinwon-ah, apa kau suka rumah baru kita ini?” yah.. hari ini aku akan menempati rumah baru. Omma ingin sekali mendapatkan suasana baru, oleh karena itu kami sepakat untuk mencari lingkungan yang baru.

“Nde omma… aku suka tempat ini…” rumah yang begitu asri dan bersih. Dan yang paling penting adalah dekat dengan tetangga, karena jika aku sedang sekolah, omma akan merasa kesepian di rumah. Aku harap, kami mempunyai tetangga baru yang baik. “Ya! sepertinya aku pernah melihat gadis itu, tapi…di mana??”

Ji Yeon POV

Yunho oppa, kapan kau akan melirikku yang selalu memperhatikanmu di sini?? Hufftt….Argghh… kau sangat tampan jika sedang bermain basket seperti itu.

“Ya! Park Ji Yeon!” aku kaget dengan suara seseorang yang memanggil namaku.

“Hyorin-ah, kau mengagetkan ku!”

“Yunho oppa kan? Sehingga kau sama sekali tidak mendengar aku memanggilmu sejak tadi.”

“Hyorin-ah…mian…”

“Ji Yeon-ah, kenapa kau tidak mengatakan sejujurnya kepada Yunho oppa bahwa kau menyukainya. Aku heran, kau yang suka jahil ke orang lain, dan sangat menyukai tantangan yang aneh, tapi tidak punya keberanian untuk menyatakan perasaanmu sendiri.” Ya… Hyorin benar…aku juga tidak mengerti mengapa untuk melakukan hal itu aku masih belum punya keberanian.

“Hyorin-ah, aku juga tak mengerti. Aku terlalu menyukainya sehingga aku sangat gugup dan tak mampu berkata apa-apa. Dan yang aku tau, sudah banyak gadis di sekolah ini yang mencoba untuk mendekatinya, tapi belum ada satu pun yang berhasil. Dia terkenal sangat dingin dengan perempuan.”

“Aku juga sering mendengar tentang hal itu, tapi kenapa tidak kau coba?”

“Nde….. Mungkin nanti, jika aku sudah mempunyai cukup keberanian untuk menyatakannya.”

***

Hari minggu ini, seperti biasa, aku pasti kebagian tugas untuk membersihkan halaman.

“Ji Yeoni, cepatlah kau bersihkan halaman di luar!” tuh, benar kan. Sedangkan onnie harus membersihkan rumah di bagian dalam.

“Nde omma!!” arrgghh…. Kapan aku dapat tidur sampai siang di hari libur??

Setengah jam kemudian

“Awwww!!!” tiba-tiba saja kepalaku terasa sangat sakit. Ada sebuah bola basket menghantam kepalaku. Sakiiittt….. “Ya!!!!” aku berteriak kepada seorang pria di seberang sana yang aku yakin bahwa dialah pelakunya. Pria itu pun berlari ke arah ku.

“Mianhe….mian….kau?!!!!” aku kaget mendengar teriakan pria yang sedang menunjukku itu. Aku mencoba mengenali wajah yang tidak asing itu. Mwo???? Tidakkk….. ini mimpi, ini pasti mimpi. Aku segera berbalik membelakangi pria itu untuk menyembunyikan wajahku. Pria itu masih berada di belakangku, seperti sudah ingin menerkamku. Andwaeeeee……..!

“Ji Yeon-ah… cepat kemari!” onnie memanggilku. Onnie, tolong aku.

“Nde Onnie!!! Mian, aku tidak mengenalmu!” aku segera pergi meninggalkan pria yang sangat menakutkan itu. Tuhan, kau tak mengabulkan doa ku.

Jinwon POV

“Mianhe…mian…kau?!!!” aku sangat kaget melihat wajah gadis itu. Gadis yang masih sangat ku ingat wajahnya sampai kapanpun. Gadis yang telah membuatku menderita sekarang ini. Kau…..

“Ji Yeon-ah..cepat kemari!”

“Nde Onnie!!! Mian, aku tidak mengenalmu!” gadis itu bergegas meninggalkanku masuk. Ji Yeon? Kim Ji Yeon? Park Ji Yeon? Entahlah aku tak peduli dengan namanya, yang penting sekarang tuhan telah mengabulkan doa ku. Hahahaaaa…. Aku akan membalas perbuatanmu waktu itu, aku tak akan melepaskanmu sampai kapanpun. Heh!(tersenyum devil sambil mengepalkan tangannya)

[TBC]