It's So Fast [Part 2]

Title : Is So Fast || Author : kyubum || Genre : romance || Rating : General || Length : Continue || Main Cast : Cho Kyuhyun(Super Junior), Lee Chaeri(OC)

Ff ini pernah dipost di blog lain yaitu fan3less@wordpress.com … gomawoo…selamat membaca…jangan lupa RCL ya…mian banyak typo…

.

.

IT’S SO FAST®2013

Keesokan harinya

Author POV

Kyuhyun baru saja keluar kamarnya. Dia melihat chaeri sedang bersiap.

“kyu …aku pergi kuliah dulu ya. Dah” ujar chaeri.

Kyuhyun pun langsung masuk kekamarnya dan mengambil baju penyamarannya. Kyuhyun langsung menuju parkiran. Dan dia melihat chaeri menghampiri pria yang duduk diatas motornya dengan senyumnya. Kyuhyun langsung menghampiri mereka dan menarik tangan chaeri. Chaeri menoleh.

“kyu?”

“aku suami chaeri cho kyuhyun. Kau tidak perlu repot-repot mengantar jemputnya. Sudah ada aku. Gamsahamnida.” Ujar kyuhyun seraya membawa chaeri pergi ke mobilnya.

Kyuhun pun memakai hoodie dan melakukan penyamaran.

“kau kenapa kyu?” Tanya chaeri begitu mobil sudah melaju dijalanan

“panggil aku yeobo.”

“mwo???aaniyo.”

“kalau begitu changiya.”

“kau kenapa sih kyu?”

“oppa saja kalau begitu. kau memanggil yang lainyya oppa kenapa aku tidak.”

“kau seperti anak kecil saja.”

“aku suami mu cho chaeri.” Ujarku dengan nada sedikit membentak

“kau kenapa sih? Sudah lah. Aku tidak ingin bertengkar lagi denganmu.”

“aku tidak mengajakmu bertengkar.”

“oke. Sudah ya.” Ujar chaeri seraya menoleh kejalan.

“apa kau membenciku?”

“untuk apa aku membencimu?”

“karena aku memaksamu jadi istriku.” Chaeri terdiam mendengar ucapan kyuhyun.

Mereka terdiam selama perjalanan. Begitu sampai dikampus.

“gomawo sudah mengantarku.”

“kau pulang jam berapa?”

“aku akan langsung ke toko nanti.”

“jam berapa?”

“nanti kutelepon kau.” Ujar chaeri seraya masuk kedalam kampusnya. Kyuhyun pun pulang ke dormnya.

Kyuhyun POV

*malam harinya

Chaeri tengah focus mengerjakan tugasnya diruang makan. Kyuhyun baru saja pulang dari latihan dan langsung menghampiri chaeri.

“apa kau tidak lelah?”

“kau sudah makan?” Tanya chaeri tanpa melepaskan pandangannya dari layar dilaptop.

“kalau belum, apa kau akan memasakkannya untukku.”

Chaeri mengalihkan pandangnnya ke kyuhyun. Lalu mengerutkan keningnya.

“tentu saja.”

“tidak usah. Aku tadi sudah makan. Istirahatlah chaeri kau sudah terus bekerja.”

“sedikit lagi. Kalau aku bisa mengumpulkannya besok. Waktu liburku semakin banyak.”

“kau libur?”

“umm…1 bulan.”

“aku akan ke amerika. Kau pernah kesana?”

“aku? Belum. Kapan kau kesana?”

“1 minggu lagi.”

“oh begitu” chaeri pun menoleh kearahku “ apa aku boleh pergi selama kau diamerika?”

“tidak.” ujarku yang langsung merubah ekspresi wajahnya. Dia pun kembali menatap layar laptopnya.

“hmm..baiklah.” ujarnya singkat. Aku tau dari nadanya dia sedikit kecewa dengan keputusanku. Chaeri memang istri yang baik. Dia selalu menuruti apa kataku. Tapi aku perlu tahu apa dia mencintaiku apa tidak.

“aku ingin kau ikut denganku” ujarku akhirnya. Chaeri kembali menatapku.

“aku ingin kau ikut denganku ke amerika. Bukankah kau elf juga.”

“amerika?”

“iya. Bagaimana?”

“apa tidak apa-apa?”

“memangnya ada apa?”

“ah tidak. baiklah aku akan ikut denganmu.”

Aku tersenyum mendengarnya.

“tadi kau bilang ingin pergi kemana?”

“tidak kemana-mana.”

“cho chaeri…bisakah kau mengatakan keinginanmu padaku. aku suamimu. Aku juga punya kewajiban menyenangkan istriku.”

“tadinya aku ingin ke singapura mengunjungi appa dan juga Indonesia bertemu saudara-saudaraku.”

Aku merasa tidak becus jadi suami begitu mendengar keinginannya itu. Dia merindukan keluarganya.

“apa 2 minggu cukup?” tanyaku

“apa maksudmu?”

“liburanmu. 2 minggu bersamaku dan 2 minggu lagi bersama keluargamu. Apa kah cukup?”

“gomawo. Itu sangat cukup.”

“aku berjanji padamu chaeri. 2 minggu ini kau akan selalu disisiku.”

Chaeri hanya menatapku begitu aku selesai mengatakannya. Tapi aku tidak bisa membaca ekspresinya. Lalu dia kembali mengerjakan tugasnya itu. Aku pun beranjak untuk mandi.

Dua hari kemudian, chaeri sudah libur. Aku selalu mengajaknya untuk menemaniku. Kuajak dia menemaniku latihan, menontonku konser dan sebagainya. Dia benar-benar terlalu perfect. Aku makin mencintainya. Tapi dia sangat dingin dan cuek. Terlebih saat aku lihat anggota snsd sedang latihan dengan kami. Kekasih siwon hyung saja langsung marah-marah melihat kami berdance bersama dengan snsd. Sedangkan chaeri, istriku sendiri dia bersikap biasa saja. Saat kutanya bagaimana dia hanya bilang danceku bagus. Aku benar-benar bingung.

Waktu keamrika pun tiba. Yah kami akan mengadakan kembali konser SMtown di Santiago. Aku dan chaeri sudah mengepack baju kami. Kekasih siwon hyung pun rihyun akan ikut. Jadi chaeri tidak akan terlalu kesepian.

Begitu sampai bandara kami langsung masuk pesawat. Chaeri duduk disebelahku. Tapi dia sibuk dengan ipadnya.

“kau tidak lelah menatap layar itu terus?”

“mianhe…aku sedang mengontrol kemajuan sebuah perusahaan. Ini proyekku. Supaya aku bisa cepat lulus.” Aku hanya tersenyum mendengar penjelasannya. Chaeri memang sedang semester 6. Dia berencana lulus cepat.

Sesampainya disana. Aku dan chaeri sekamar. Yah memang wajar sekali. Tadinya chaeri akan sekamar dengan rihyun. Tapi eunhyuk hyung menolongku dan akhirnya aku bisa sekamar dengannya.

Aku merebahkan diriku dikasur. Entah apa yang dilakukan chaeri. Ipadnya tadi kupegang jadi dia tidak mungkin menyentuhnya. Kurasakan kasurku bergerak. Kubuka mataku. Ternyata chaeri sudah mandi dan dia duduk disebelahku.

“kau jetlag?” tanyanya

“ani…hanya beristirahat sebentar. Karena harus latihan.”

“oh…” dia pun beranjak dari kasur dan membuka gorden kamar kami. Aku melihatnya tersenyum. Ah aku selalu terpesona jika melihatnya tersenyum.

Besok akan diadakan konser SMtown. Aku pun bersama chaeri berkeliling hotel sebelum nanti berlatih.

Saat waktunya berlatih. Saat aku dan chaeri memasuki ruang konser. Tiba-tiba Victoria datang dan langsung memelukku. Aku melirik kearah chaeri. Dia diam saja. Aku biarkan saja Victoria memelukku.

Victoria pun melepaskan pelukannya. “wow kyu kau tambah tampan.”

“agashi…anda siapa?” ujar charmin pada chaeri.

“dia fansku.” Ujar eunhyuk hyung seraya menarik chaeri pergi. Aku melihat eunhyuk hyung membawa chaeri ketempat duduk penonton. Tempat yang strategis untuk menonton.

Seluruh artis SM pun berlatih. Saat snsd sedang berlatih. Aku melirik kearah chaeri. Dia tengah berkutat dengan ipadnya. Aku pun menghampirinya dan membawakan sebotol minum padanya.

“ini.”

“gomawo…”

“apa kau bosan?” tanyaku padanya

“aniyo. Aku suka lagu-lagu artis agencymu.”

“benarkah? Lagu apa yang paling kau suka.”

“umm…aku suka semuanya.” Ujarnya lalu kembali focus pada ipadnya.

“aku latian lagi ya.” Ujarku seraya membelai rambutnya.

Aku pun kembali berlatih. Kulihat eunhyuk hyung menghampiri chaeri. Sekarang saatnya aku kembali berlatih dengan teman duetku seohyun snsd. Kulihat eunhyuk hyung banyak megajak ngobrol chaeri. Aku pun melancarkan rencanaku dengan eunhyuk hyung. Saat chaeri menoleh kearah panggung. Aku segera mengecup pipi seohyun.

“oppa kau membuatku kaget.”

“bukankah kita harus seromantis mungkin?”

“iya oppa tapi kau tidak bilang-bilang. Aku takut saat kau menciumku aku berhenti menyanyi.” Genitnya

Aishh…yeoja ini genit sekali. Ah aku ingin cepat-cepat mencuci bibirku ini. aku pun melirik kearah chaeri. Chaeri tengah menatap kearahku. Kulihat eunhyuk hyung juga sedang memperhatikan ekspresi chaeri.

Tiba-tiba chaeri menoleh kearah eunhyuk hyung dan membuatnya jadi salah tingkah. Aku ingin tertawa melihatnya. Tapi aku harus melanjutkan menyanyi. Kulihat chaeri kembali berkutat dengan ipadnya. Benar-benar dingin.

Eunhyuk pun menghampiriku. Dia menggeleng-gelengkan kepalanya

“istrimu benar-benar es kyu… kalau aku berada diposisinya aku akan dating menghampirimu dan menjambak rambutmu juga seohyun.”

Akku hanya tersenyum lirih mendengarnya.

Selesai latihan aku menemui chaeri.

“aku sudah selesai. Kajja kita kehotel.” Ajakku seraya menarik tangannya.

Saat sedang berjalan, kami bertemu soman seongsanim. Aku berharap soman seongsanim tidak melihat kearah kami tapi harapanku sirna. Dia mendatangi kami. Aku menarik napas dalam. Dan mengeratkan genggaman tangan kami.

Kyuhyun POV end

Chaeri POV

Kyuhyun mengajakku kembali kehotel. Sebenarnya aku ingin menolaknya. Jujur aku tidak kuat melihatnya dikelilingi para yeoja itu. Aku ingin marah tapi segera kutepis mengingat pekerjaannya sebagai artis. Itu resikoku karena menjadi istri seorang artis. Mungkin banyak yeoja lain yang akan marah seperti rihyun eonni yang melihat siwon oppa dekat dengan yoona.

Tapi aku tidak mau seperti itu. Saat berjalan kehotel, tiba-tiba langkah kyu terhenti. Aku pun menoleh kearahnya. Dia tengah menarik napas dalam dan kurasakan dia mempererat genggaman kami.

“chaeri? Lee chaeri?” aku menoleh karena seseorang memanggilku

“soman ahjussi.” Ujarku begitu mengenali orang yang memanggilku.

“sedang apa kau disini? Dan kau kyuhyun kenapa bersama chaeri.”

“aku ingin menonton konser SM town ahjussi. Dan ini kyuhyun.”

“oh iya. Ayahmu cerita padaku, katanya kau menikah dengan artis agensiku?”

“nde…ahjussi. Ini suamiku kyuhyun.”

“oh jadi kau yang menikah. Kenapa kau tidak lapor padaku?”

“aaaa…kuu..” jawab kyu terbata-bata.

“aku yang menyuruhnya ahjussi. Aku ingin ahjussi yang menebak siapa yang menjadi suamiku,”

“kau ini masih saja seperti dulu. Oia…jae young juga ada disini.”

“benarkah?”

“iya temui saja dia, akan kuberikan alamatnya padamu nanti. Dia juga akan nonton konser ini.”

“oke ahjussi.”

“dan kau kyuhyun. Jaga jangan sampai tersebar beritanya.”

Aku dan kyuhyun pun beranjak pergi kekamar hotel.

“kau mengenal soman seongsanim?”

“ah iya. Dulu dia relasi bisnis appa.”

“kau memberitahu masalah penikahan kita?”

“aku? Ani. Appa yang memberitahunya. Begitu appa tau kau artis agensi soman ahjussi. Appa meneleponnya. Appa pikir artis sepertimu pasti belum boleh menikah. Jadi appa meminta pada soman ahjussi.” Jelasku

“lalu siapa jaeyoung?”

“ah dia anak soman ahjussi. Dia teman kecilku.”

Chaeri POV end

Kyuhyun POV

Aku tercengang mendengar pernyataan chaeri barusan. Benar-benar tidak menyangka.

Aku pun berbaring dikasur. Aku benar-benar lelah. Aku pun menoleh kesampingku. Chaeri pun tengah berbaring disampingku. Dia terlihat lelah. Aku pun menyampingkan tidurku memandangi wajahnya. Ini kedua kalinya aku tidur satu ranjang bersama chaeri. tiba-tiba ponsel chaeri berdering. Aku pun mengambilnya. Bukankah aku berhak. Aku melihat layar yang tertera. Nomor tidak dikenal. Aku pun mengangkatnya.

Yeobseo

Bukankah ini ponsel chaeri?

Ne…ponsel ini memang milik chaeri. Anda siapa?

Oh…aku temannya. Anda?

Aku suaminya.

Suami?

Iya aku suami chaeri

Tidak mungkin…karena aku tunangannya chaeri.

Apa maksud anda? Aku mulai menaikkan nada suaraku.

Iya aku tunangannya chaeri. Jadi tolong berikan ponsel ini pada chaeri.

Anda jangan main-main. Siapa nama anda sebenarnya?

Chaeri mengeliat mendengar suaraku. Dia pun terbangun. Dia mengerutkan kening melihatku mengangkat teleponnya. Chaeri menyuruhku untuk memberikan ponselnya tapi tidak aku meload speakernya.

Aku tidak bermanin-main. Memang chaeri itu tunanganku

Kamu siapa?

Chaeri? Ah akhirnya kamu juga yang mengangkatnya. Tadi siapa sih menyebalkan sekali.

Kamu siapa?

Kau lupa denganku? Aku jaeyoung. Aku merindukanmu chaeri. Kita bisa bertemu sekarang

Sudah kubilang chaeri sudah punya suami!

Chaeri menahanku. Namun aku tetap memegang ponselnya.

Jaeyoung mianhe. Tadi memang benar suamiku. Aku sudah menikah.

Tapi kenapa chaeri kau menghianatiku?

Aku? Aku Tanya padamu aku atau kau?

Yah chaeri, aku hanya main dengan mereka chaeri.

Sudahlah jaeyoung. Tidak ada yang bisa kita bicarakan lagi

Chaeri aku sudah berubah. Bercerailah dengan suamimu dan kembali padaku.

Kau gila jaeyoung!

Klik

Chaeri mematikan telepon itu lalu memandang kearahku. Aku tau ekspresi wajahku menyiratkan kemarahan. Chaeri menunduk. Aku pun menarik tangannya dan memeluknya. Membiarkannya bersender didadaku. Aku pun merangkul pinggangnya. Dan dia yah memelukku.

Kami terdiam selama beberapa saat.

“kapan kau akan cerita?”

“jae young itu anak soman ahjussi. Saat appa dan soman ahjussi menjalin relasi bisnis, saat itu aku masih smp. Aku dan jaeyoung dijodohkan. Aku pun menerimanya karena dia baik kepadaku. Namun dia sangat playboy. Aku tidak mau mempunyai suami yang seperti itu. Lalu akhirnya aku memutuskan perjodohan itu. Dan aku memiliki bukti jaeyong sedang berpelukan dengan seorang wanita. Jaeyoung mengelak. Kemudian aku menjebaknya dihadapan eommaku. Eomma yang melihatnya langsung mendukungku untuk membatalkan perjodohan itu. Aku pun dibawa ke Indonesia. Kemudian aku kembali kesini untuk kuliah.”

“apa kau masih mencintai jaeyoung?”

“aku tidak pernah mencintainya.”

Aku pun membelai rambutnya perlahan. Supaya dia tertidur kembali.

“kyu…”

“nde?”

“gomapta.”

“untuk?”

“karena kau tidak marah dan mau mendengar penjelasanku.”

“mianhe chaeri aku tadi membangunkanmu. Kau tidurlah lagi ya.” Chaeri pun mengangguk. Dia terlelap dalam pelukanku.

Aku pun mengecup keningnya. Aku benar-benar mencintaimu chaeri. Kamu hanya milikku. Aku pun ikut terlelap.

Saatnya konser tiba. Aku memberi chaeri tiket untuk menonton. Tapi dia tidak bersamaku. Karena aku harus terus standby diback stage.

Begitu konser berakhir, aku meng sms chaeri untuk menghampiriku diruang ganti suju. Saat tadi perform aku mengurangi diri untuk berdekatan dengan para girl band.

Saat duet dengan seohyun pun aku hanya memegang tangannya asal.

Begitu kulihat chaeri masuk kebelakang panggung aku tersenyum. Namun ada seorang pria yang bersamanya. Senyumku langsung hilang. Pria itu terus mengikuti chaeri. Aku hanya melihatnya terlebih dahulu.

Lalu chaeri pun menghampiriku.

“kau keren sekali tadi.” Ujarnya

“chaeri, ayo kita pergi disini sumpek sekali.” Ujar namja itu

“kau siapa?”

“aku? Kau tidak tau siapa aku? Kau artis SM kan?”

“dia suamiku jaeyoung.”

“dia suamimu? Artis SM? Aku tidak menyangka.”

“ya dia suamiku, cho kyuhyun.”

“ayolah lee chaeri.”

“dia bukan lee chaeri tapi cho chaeri.” Tegasku

“cho? Aneh sekali.”

“sudahlah. Jaeyoung jika kau tidak suka disini sebaiknya kau keluar saja.” Ujar chaeri

“kajja kita keluar.” Ujar jaeyoung seraya menarik tangan chaeri keluar. Aku pun segera menepisnya.

“super junior.” Ujar seseorang. Ternyata dia soman.

“ada yang ingin kubicarakan dengan kalian. Kutunggu sekarang juga diruanganku.”

Manajer hyung yang mendengar perintah tersebut langsung menyuruh semua anggota suju untuk menemui soman. Aku yang berada diposisi ini benar-benar bingung. Aku menatap chaeri.

“pergilah.” Bisiknya pelan. Aku pun melepaskan tanganku dari tangannya dan langsung menikuti hyungdeul.

Aku benar-benar tidak focus. Aku harus cepat-cepat menemui chaeri. Aku takut dia direbut. Bagitu soman selesai bicara. Aku langsung mencari keberadaan chaeri.

Kulihat dia tengah bersama jaeyoung. Tanganya terus digenggam jaeyoung. Aku panas melihatnya. Aku pun menghampirinya.

“kyuhyun…” ujarnya begitu melihatku. Aku pun segera menarik tangan chaeri yang digenggam jaeyoung.

“dia istriku. Hanya milikku. Jangan kau berani menyentuhnya lagi.” Ujar ku sebelum menarik chaeri.

Aku membawanya ke kamar hotel. Aku benar-benar frustasi. Aku kesal aku mengacau didalam kamar.

Chaeri melihatku meracau dan mulai mengacak kamar tidak berani mendekatiku.

“kenapa chaeri? Kenapa? Apa kau ingin kembali padanya?” bentakku padanya.

“aku tidak mencintainya.” Ujar chaeri yang kini airmatnya sudah bergulir dipipinya

Aku melihatnya. Hatiku tidak bisa melihatnya menitikkan airmata.

“aaarrrrggghhhhh……” teriakku.

Aku pun menghampirinya dan memeluknya.

“mianhe chaeri…mianhe…aku terlalu cemburu melihatmu bersamanya. Ani. Aku selalu cemburu jika melihat kau dengan namja lain. Bahkan dengan hyungku disuju aku pun cemburu. Tidakkah kau mengerti itu chaeri?”

Chaeri hanya menangis dalam pelukanku.

“chaeri…mianhe aku terlalu mencintaimu. Saranghaeyo cho chaeri….” Ucap ku lirih

Aku pun terdiam. Aku semakin mempererat pelukanku. Kurasakan chaeri menarik napas dalam.

“nado” ujarny pelan namun masih bisa kudengar. Aku melepaskan pelukanku dan menatapnya.

“apa yang kau katakan?” aku terkejut mendengar kata yang barusan keluar dari mulutnya.

Chaeri langsung memelukku lagi. Dia menangis sesegukkan.

Aku pun mengelus kepalanya seraya menggerakkan sedikit badanku menenangkannya.

“nado saranghaeyo cho kyuhyun. aku terlalu takut untuk mengungkapkannya. Melihatmu bersama dengan artis lainnya membuatku takut aku kehilanganmu. Aku mencoba untuk bersabar menghadapinya, aku tidak ingin kau meninggalkanku karena aku istri yang pencemburu. Aku mencoba untuk mengerti pekerjaanmu sebagai artis. Tidak ada namja lain yang kucintai. Mungkin sikapku sedikit dingin terhadapmu. Tapi itu usahaku untuk terlihat tegar dihadapanmu. Aku sengaja menyibukkan diriku untuk mengobati rasa rindu dihatiku saat kau tak ada disampingku. Aku sangat bahagia saat kau mengajakku untuk pergi keamerika. Karena aku belum pernah jalan denganmu. Aku belum pernah sebahagia kemarin kau memelukku saat aku tidur. Aku hanya mencintai suamiku. Percayalah padaku.”

Ucapan chaeri kuserap perlahan dalam otakku. Aku merasa bahagia. Karena chaeri juga mencintaiku.

Kulepaskan pelukanku dan kupandangi wajahnya. Aku hapus air mata yang mengalir dipipinya. Aku pun mengecup keningnya. Lalu aku menciumnya. Chaeri sedikit kaget saat aku mencium bibirnya. Namun kupeluk pinggangnya. Aku semakin memperdalam ciumanku. Dan aku senang karena chaeri membalas ciumanku. Ciuman kami memanas. Tai tiba-tiba chaeri mundur melepaskan ciuman kami.

“waeyo?” tanyaku frustasi

“lebih baik kau istirahat sekarang. Kau besok masih ada konser.”

“sebentar lagi. Sediiikiiitt lagi.” Ujarku seraya mendekatkan lagi wajahku ke arahnya.

Namun tiba-tiba suara pintu terbuka.

“kyuuu…apa kau ada dikamar? Ups!!!”

Aku dan chaeri pun langsung berjauhan.

“ada apa hyung?” tanyaku frustasi pada eunhyuk hyung yang aarrgghhh sangat menggangu sekali.

“ah mian mian kyu. Kalian lanjutkan saja. Maaf mengganggu ya.” Eunhyuk hyung pun pergi. Aku pun menoleh kearah chaeri berharap melanjutkan rencanaku tadi. Tapi chaeri malah melengos masuk kamar mandi. Aku kesal pada hyukjae itu. Tapi aku senang mendengar bahwa chaeri juga mencintaiku.

Hari-hari setelah konser, aku habiskan jalan-jalan dengan chaeri. Hanya berdua. Tapi kami Tidak honeymoon. Aku dan chaeri ingin focus pada karir kami dulu. Yah menjalin hubungan seperti orang berpacaran. Teuk hyung yang melihat kemesraan aku dan chaeri menjadi iri. Dan memutuskan untuk segera menikahi saera noona.

Saat diperjalanan pulang chaeri tidak berkutat dengan ipadnya. Aku menyandarkan kepalaku dipundaknya dan menggenggam tangannya erat.

“bisakah kalian hentikan adegan mesra kalian?” ujar eunhyuk hyung

“ani ani ani ani.” Ujarku

“hae…aku juga mau begitu.” ujarnya pada

“aish kau memalukan hyuk jae.”

“yakkk kyu kau juga tidak akan begitu tanpa rencanaku.”

“apa maksudnya?” aish dasar monyet sialan

“tidak apa-apa kok.”

“itu chaeri kau tau saat kyu mencium seohyun. Itu sebenarnya rekayasa untuk membuatmu cemburu.” Ujar monyet itu lagi.

Aku melirik kearah chaeri. Dia langsung menjitak kepalaku.

“yak appo…”

“rasakan…” ujarnya kejam

“itu kan demi cintaku. Aku takut cintaku bertepuk sebelah tangan.”

“ne ne araseo.” Ujarnya. Aku pun mengecup pipinya sekilas

“yakkk…kau ini. ini tempat umum.”

“biar saja toh kau istriku ini.” ujarku seraya merangkul pinggangnya.

 

2 minggu chaeri untuk keluarganya dihapuskan. Aku dan chaeri pergi ke pulau jeju juga ke mokpo. Kami belajar untuk saling memahami. Aku memang tidak salah pilih istri hanya saja terlalu cepat bagiku untuk mencintainya. Begitu pun chaeri. Aku akan selalu menggenggam tangannya sampai akhir.

[END]

DON’T TAKE OUT WITHOUT PERMISSION!

Tolong tinggalkan komentar, yeoreobun! Terima kasih atas apresiasi dan kerjasamanya😉