siwon-suzy

Title : The Silent & The Fussy || Author : Yoonida || Genre : Comedy, Romance || Length : Continue || Main Cast/Pairing : Choi Siwon (Super Junior), Bae Suzy(Miss A), Choi Minho(SHINee), Park Jiyeon(T-ARA)

 THE SILENT & THE FUSSY®2013

-Preview chapter sebelumnya-

Suzy yang sedang berada di toilet tiba-tiba saja dikerubungi oleh beberapa orang siswi yang memperkenalkan diri mereka sebagai kelompok fans Siwon yang bernama “Siwon Wife Wannabe”. Mereka menodongkan pertanyaan-pertanyaan seputar hubungan Suzy dan Siwon. Tetapi Suzy sama sekali tidak gentar meskipun sedang terkepung. Dia berusaha menjawab pertanyaan para fans Siwon itu dengan tenang dan kepala dingin.

“Kenalkan namaku adalah Hyorin! Ini Jihyun, itu Jia, Fei dan Min!” kata seorang gadis yang mengenakan jepit ungu, memperkenalkan satu-persatu temannya kepada Suzy.

“Tadi kami lihat Siwon Sunbae menggandeng tangganmu! Apa sebenarnya hubungan kalian berdua?” lanjutnya.

“Bahkan dia juga tersenyum tadi. Baru hari ini kami melihat dia benar-benar tersenyum. Apa yang sudah kau lakukan kepadanya?” timpal siswi yang bernama Min.

“Ya! Bagaimana bisa kalian bilang kalau tadi dia menggandeng tanganku?! Tadi itu tepatnya dia menarik tanganku!” Jawab Suzy sambil membentak mereka.

“Aku juga sebenarnya sama seperti kalian! Baru kali ini aku melihatnya benar-benar tersenyum,. Mungkin dia baru saja memenangkan lotere, makanya dia tampak bahagia seperti itu!” lanjut Suzy.

#Suzy Pov

Aish..apa mereka pikir aku takut dikepung seperti ini? Ani! Jeongmal aniyeyo! Beraninya main kepung! Aku menajamkan pandangan mataku seperti laser, melihat wajah mereka satu persatu “Ya! Aku ini hanya berteman dengan Choi Siwon, apa kalian ingin melarang aku berteman dengannya? Kalau begitu larang saja dulu Minho Oppa yang sudah lama menjadi temannya!”

“Apa ada lagi yang ingin kalian tanyakan kepadaku?” tantangku.

“Bagaimana kau bisa berteman dengannya? Apalagi kau ini seorang wanita! Kau ini adalah satu-satunya wanita yang bisa menjadi temannya!” seru Fei dengan kening mengerut penuh keheranan.

Mwo? Aku ini satu-satunya teman wanita Choi Siwon?! Hemm..Geurae, mungkin itu benar! Hehehe jelas saja aku bisa menjadi temannya karena aku adalah Bae Suzy! Super Woman! Hehehe…

“Itu karena aku selalu satu bus dengannya saat berangkat ataupun pulang sekolah!” paparku.

“Hanya karena itu?! Daebak! Aku saja yang sudah 3 tahun satu kelas dengannya tidak bisa menjadi temannya. Saat aku mengajaknya bicara, ia hanya menjawab dingin dan seadanya! Saat aku mengajaknya tersenyum. Ia hanya buang muka! Hiks..” terang Jihyun sambil menangis.

Omooo..kenapa Sunbae ini sampai menangis segala untuk hal semacam ini! Hemm aku rasa mereka benar-benar menyukai pria berhati dingin itu. Aku jadi tidak tega. Semoga kata-kataku ini bisa menenangkan mereka “Ehm begini, aku juga tidak mudah bisa berteman dengannya. Dia juga dulu sangat angkuh, dingin, ketus dan selalu tidak menganggap keberadaanku, tapi aku berusaha sabar dan terus saja mengajaknya berbicara. Dan akhirnya tidak lama ini keajaiban itu muncul. Sekarang ia sudah mau berbicara kepadaku dan dia juga sudah menganggapku teman. Jadi kalian jangan patah semangat ya! Terus berusaha untuk menaklukan hatinya! Hwaiting!”

“Kau ini baik sekali Suzy-ssi! Ehm yeogi..kalau begitu kami ingin meminta bantuan kepadamu!” seru Min dengan wajah setengah memelas.

“Bantuan? Bantuan apa? Dengan senang hati aku akan membantu kalian!” jawabku sambil menarik kedua pipi membentuk sebuah senyum hangat.

Dengan cepat kelima gadis itu mengeluarkan surat dari saku baju mereka dan menyodorkannya ke arahku.

“Ige mwoya?” tanyaku karena tidak mengerti. Apakah mereka ingin memberikan surat peringatan kepadaku agar tidak dekat-dekat lagi dengan Siwon? Ani, rasanya bukan! Surat-surat ini mengeluarkan wangi yang begitu harum dan warna-warna mereka..warna pastel yang sangat ceria dan cantik. Hha, arraseo! Ini pasti surat cinta.

Hyorin maju melangkah dan berkata “Suzy-ssi ka..kami mohon bantuanmu! Tolong serahkan surat cinta kami ini kepada Siwon Sunbaeneem!”

“Waeyo? Kenapa harus aku?! Kalian berikan saja ke orangnya sendiri!” protesku.

Dengan wajah memelas Min berkata “Ya Suzy-ssi sebagai sesama gadis kau pasti mengerti perasaan kami. Kami mana punya keberanian untuk menyampaikan surat ini!”

“Neh! Siwon Sunbae juga pasti akan langsung membuang surat kami tanpa membacanya terlebih dulu.” timpal Jia.

Giliran Fei yang sekarang mengeluarkan suara “Kuronikka, tolonglah kami Suzy-ssi! Tolong sampaikan surat ini kepadanya dan pastikan kalau ia membaca surat kami ini!”

Dengan malas aku terpaksa mengangguk, pertanda iya. Iyahhh aku akan bantu mereka. Aku tidak tega untuk menolak permintaan mereka ini. Dan sudah ku duga, rupa wajah mereka yang semula memelas sekarang berganti ekspresi dengan senyuman lebar dan besar. Aigooo…mereka juga langsung memelukku dan tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih. Kurom, hari ini aku akan menjadi seorang pahlawan untuk gadis-gadis ini. Tetapi gadis-gadis ini sebenarnya hebat. Mereka menyukai satu orang yang sama, tapi mereka bisa begitu kompak. Hemm ini yang dinamakan dengan persaingan sehat! Daebak!

#Author Pov

Sejak melangkah keluar dari kelas sampai hampir menuju gerbang sekolah Suzy berfikir keras, bagaimana caranya dia membujuk Siwon membaca surat-surat ini? Tidak mungkin dia melakukan hal yang sama seperti waktu itu. Yaitu membacakan surat cinta itu seperti orang gila padahal orang yang ditujukan oleh surat itu sama sekali tidak memperhatikannya. “Aish jeongmal!” keluhnya.

Tidak melihat arah jalan, Suzy akhirnya menabrak sesuatu yang begitu tegap. Dengan cepat dia langsung meminta maaf, karena dia sadar sudah menabrak badan seorang pria. “Aigooo..kalau jalan itu harus pakai mata agashi!” seru pria yang berada di hadapannya itu. Dia tidak bisa melihat wajah pria itu dengan jelas karena cahaya matahari menimpa wajah pria itu dan membuatnya silau.

“Choseonhamnida!” Suzy meminta maaf.

Kemudian pria itu menundukkan wajahnya membuat Suzy dapat melihatnya dengan jelas “Ya, Neo Choi Siwon?!”

“Mwo? Choi Siwon? Aish jeongmal kau ini tidak sopan sekali terhadap Kakak kelasmu ini! Aku ini Sunbaemu, hoobae!” celetuk Siwon.

Suzy hanya tertawa lebar kemudian berkata “Kurom, kalau begitu aku akan memanggilmu Oppa!”

“Oppa?! Hiii aku geli mendengarnya!” jawab Siwon sambil berlalu pergi meninggalkan Suzy.

“Omoo bukankah panggilan Oppaku sangat cute? Ya Oppa kenapa kau meninggalkanku! Bukankah tadi kau berdiri di gerbang karena sedang menungguku?!! Oppaaaa..Oppaaaa..Oppaaaaa ” ledek Suzy sambil menjulurkan kedua tangannya dan terus mengekor Siwon.

“Ya neo jullae?!” bentak Siwon.

Suzy mengerucutkan bibirnya. Saat Siwon kembali berjalan di depannya, dari belakang Suzy mengepalkan tangan dan mengangkatnya. Seolah-olah hendak memukul Siwon. Tetapi tiba-tiba saja tanpa menoleh ke belakang Siwon berkata “Kau mau memukulku?”

“Mwo??? A..ani!” jawab Suzy gelagapan.

“Geotjimal!” seru Siwon.

“Mwo, geotjimal? YA CHOI SIWON! Enak saja kau menuduhku, apa kepala belakangmu itu punya mata sampai kau bisa tahu kalau aku ingin melakukannya?!! Upss..maksudku..ehm…ehm…aku ingin bilang…”

Suzy seperti kehilangan 1000 kata yang sudah ia pelajari sejak sekolah dasar. Ia salah tingkah! Siwon hanya mendecak melihatnya. Ia berjalan kembali tanpa mempedulikan Suzy yang sedang mengubur malu.

***

#Siwon Pov

Kyeopta! Gadis itu lucu sekali kalau sedang tertangkap basah. Sekarang dia pasti sangat malu. Padahal tadi aku hanya menebak saja! Aku sengaja berjalan perlahan, agar jarak diantara kami tidak terlalu jauh tapi tiba-tiba saja dia sudah berada di depan, menghadang langkahku.

“Ternyata kau ini punya banyak fans ya!” seru Suzy.

“Neh! Dan kau salah satunya kan?!” tanyaku meledeknya. Sekejap pipinya langsung bersemu merah.

Gelagapan ia menjawab “A..ani! Tadi saat aku ke toilet aku dikerumuni oleh fans clubmu dan mereka menyerahkan ini kepadaku! Yeogi..”

Ia memberikanku setumpuk surat yang wanginya membuat hidungku bersin-bersin “Mwoya?” tanyaku sewot.

Suzy menatapku dengan tajam “Ya Choi Siwon, apa kau ini begitu bodoh sampai tidak tahu kalau surat-surat itu adalah surat cinta?”

“Mworagu? Bbabo? Jeongmal..” jawabku sinis. Aku buang saja surat-surat itu ke jalan. Tetapi dengan cepat ia langsung mengambilnya dan memasukkannya ke tasku. Langsung saja aku membentaknya “Ya Mwohaneungoya!”

“Kau tidak boleh membuang surat-surat ini! Kau harus menghargainya! Apa kau tidak tahu kalau para fansmu itu sudah membuat surat-surat ini dengan tulus? Butuh keberanian untuk membuat surat cinta seperti ini! Setidaknya kau baca dulu surat-surat ini, setelah itu terserah mau kau apakan surat-surat ini! Jebbal Siwon sunbae..aku mohon baca surat-surat ini ya?” ucapnya sambil memelas.

Dengan cepat leherku menggeleng merespon permintaannya. Kalau aku langsung mengabulkan permintaan miss fussy ini dia pasti akan tambah besar kepala. Biar saja dia merendahkan dulu harga dirinya ke titik dasar, kalau sudah begitu baru aku akan mengiyakannya hehehe.

“Siwon sunbae, apa aku harus berlutut untuk memintamu membaca surat-surat ini?…” tanyanya memelas.

Saat aku  membuka mulut dan akan mengeluarkan sebuah kata darinya, dia langsung memotongku “Andwae! Nega andwae!!! Aku tahu kau pasti ingin aku menjatuhkan harga diriku! Tapi mianhae Choi Siwon-ssi hal itu tidak akan pernah terjadi hahaha…”

Ya gadis ini benar-benar “Kurom, aku buang saja kalau begitu!”

“JANGAN!!!! Hiks…jebbal bacalah surat-surat ini Siwon sunbae! Mereka memintaku untuk memastikan kalau kau benar-benar membaca surat ini! Plisssssss”

#Suzy Pov

Aku merajuk dan memasang wajah semelas mungkin agar dia mau membaca surat-surat itu. Jebbal aku harap pertahanannya roboh dan dia mau menurutiku. Ia menyilangkan kedua tangannya, menarik nafas panjang dan berkata “Kau ini baru memanggilku sunbae kalau ada maunya ya?”

Aku hanya meringis kuda! Kemudian ia bertanya “Kenapa mereka menitipkan surat-surat ini kepadamu?”

“Ehm itu karena mereka pikir aku dekat denganmu?!” jawabku sambil mengangkat kedua alis meminta pengakuan darinya.

Tetapi dia malah balik bertanya menyelidik “Jadi kau merasa aku dekat denganmu?”

Sambil tersenyum lebar aku menjawab “kurom! Aku kan temanmu! Tentu saja aku merasa dekat denganmu! Tapi kalau kau tidak merasa aku ini temanmu, ya anggaplah aku rekanmu karena kitakan satu kerjaan! Hemm..di dalam hatimu pasti sekarang kau sedang tertawa! Kau pasti berfikir kalau aku ini besar kepala! Arraseo, aku juga tahu kalau kau hanya menganggapku annoying girl! Miss Fussy!!! Whatever!”

Dan dia langsung menertawakanku! Hiks..aku ini pasti terlihat sangat menyedihkan! Tetapi tiba-tiba saja gelak tawanya terhenti dengan datar dia berkata “Neh, kita memang dekat!”

Omo..mataku hampir mendelik tidak percaya. Kupingku juga terasa seperti korslet! Apa aku tidak salah dengar? Apa aku tidak sedang bermimpi? Choi Siwon bilang ia dekat denganku..Omoooooooooo…aku jadi ingin menanjak gunung Himalaya rasanya hahaha…!

“Fufufu..” tidak sadar aku mengeluarkan suara tawa yang lucu dan ia meledekku “Fufufu..tertawa seorang diri! Hati-hati nanti orang menganggapmu tidak waras!”

Aigooo kenapa aku tidak marah dikatai tidak waras oleh pria yang tidak waras? Aku malah terus tersenyum! Rasanya aku tidak bisa menghentikan kedua pipi ini untuk tidak tersenyum. Bibir ini terus saja tertarik kedua sisi. Dia bisa besar kepala kalau melihat aku seperti ini. Aku harus tenang, aku harus terlihat cool. Aku harus mengalihkan pembicaraan ini “Jadi kau janji ya akan baca surat-surat itu?”

“Neh! Karena temanku yang memintanya!” Omooo lagi-lagi ia mengeluarkan kalimat yang membuat hatiku seperti berada di taman surga.

“Gomawo Siwon-aa!”

“Ya kenapa kau memanggilku tidak formal seperti itu? Aku ini sunbaemu!” protesnya.

“Kita ini kan teman! Jadi tidak perlu formal! Hehehe..Ohya kau ingat tidak kau punya hutang kepadaku?” aku menanyakan janji yang kami buat kemarin saat ia yang sedang sakit mengantarku pulang sampai halte bus.

“Kapan aku meminjam uangmu?”

Hahhh??? Kenapa dia malah berfikir seperti itu! Aish apa dia benar-benar lupa? Apa sakitnya kemarin membuat dia lupa ingatan? Semoga ini bisa membuatnya ingat “Kemarin saat kau mengantarku pulang apa kau tidak ingat?”

Dia berfikir sejenak, sejenak lagi. Hemm hampir 10 menit berlalu, kelewatan!!! Begitu mudah ia melupakan janji yang sudah pernah terikrar! Apa dia pura-pura lupa agar tidak jadi mentraktirku??? Aish..masa aku harus mengingatkan dia sich! Nanti dia pikir aku sangat ingin ditraktir olehnya atau bisa juga dia berfikir aku sangat ingin jalan bersamanya. Jalan bersamanya? Bukankah itu sama saja dengan kencan??? Aigooo andwae andwae, aku tidak bisa mengucapkannya.

“Janji apa?” tanyanya singkat setelah sekian lama berfikir.

“Masa kau lupa? Itukan baru kemarin! Kau pasti pura-pura lupakan?”

“Ehm…aku benar-benar tidak ingat!” jawabnya dengan tampang yang bodoh.

“Apa umurmu sudah 50 tahun? Masa kejadian baru kemarin sore udah lupa?!” Protesku sebal.

Nafasnya mendesah, dengan lembut ia berkata “Aku benar-benar lupa! Cepat beritahu aku! Aku jadi penasaran! Janji itu adalah hutang, kalau memang aku punya janji padamu, maka aku harus melunasinya!”

Ohya dia benar juga. Mau tidak mau aku harus memberitahunya karena kalau tidak dia akan punya utang seumur hidup kepadaku. Nanti kalau dia mati penasaran bagaimana?!

“Baiklah aku beritahu! Kemarin saat kau mengantarku pulang, kita buat janji kalau setelah kau mengantarku, keesokan harinya kau masuk sekolah, kau akan mentraktirku makan!….”

Belum selesai aku bicara, dia sudah memotongku “Ohh aku ingat! Aigooo jadi miss fussy ini sangat ingin ditraktir olehku ya? Atau jangan-jangan karena kau ingin jalan berdua denganku? Itu tandanya..kau ingin berkencan denganku!”

Aish ternyata benar dugaanku! Dia hanya pura-pura lupa agar bisa mengatakan semua ini! Arggggh menyebalkan “Ya Choi Siwon, kau hanya mengetesku sajakan tadi? Kau ini sangat menyebalkan!!!”

“Hari minggu jam 10 aku tunggu di depan N Seoul tower!” ucapnya dengan cepat sampai membuat jantungku mencelos. Omooo apa saat ini dia sedang mengajakku kencan??? Yessss…ups dia tidak boleh melihatku kegirangan. Meskipun aku sangat kegirangan setengah mati saat ini hahahahhahaha….Choi Siwon, aku rasa aku sudah berhasil menundukkanmu!!!

#Author Pov

Di Kafe

Siwon sedang melayani tamu. Suzy terus senyum-senyum memperhatikannya. Sesekali ia tertawa sendiri saat kedua matanya bertemu dengan Siwon. Wajah Siwon langsung bersemu merah. Cepat-cepat Siwon membuang pandangannya. Sangat terlihat kalau saat ini ia sedang salah tingkah.

Ia menghampiri Suzy. Mata Suzy tetap tak beranjak menatapnya. “Ya, kau ini jangan terus melihatku seperti itu!” keluh Siwon.

“Waeyo?” tanya Suzy dengan santai. Hatinya sangat senang sampai ia tidak sadar kalau saat ini orang bisa melihat ada cinta di kedua matanya untuk Siwon.

Siwon menghela nafas panjang dan berkata “Aku tidak bisa bekerja kalau kau terus melihatku seperti itu!”

“Kau grogi?” tanya Suzy asal ceplos.

“Apa kau menyukaiku?” Siwon balik bertanya. Sekejap badan Suzy langsung mundur. Saat ini ia seperti tentara yang lupa kalau harus berlindung di dalam benteng pertahanan.

Tetapi bukan Suzy namanya kalau ia tidak bisa mengelak. Ia tidak mau dianggap sebagai tentara yang sudah kalah dalam peperangan “Omooo Choi Siwon kau ini besar kepala sekali ya? Aku hanya senang menggodamu saja kok! Sudah sana kembali layani tamu!”

“Mwo? Apa kau ini bos café yang bisa menyuruhku untuk bekerja?”

“Aish aish aish..berisik! Sudah sana, kita sedang banyak pelanggan!” perintah Suzy sambil mengibaskan tangannya seraya mengusir Siwon.

“Jeongmal gadis ini! Dasar Miss fussy!” keluh Siwon sambil kembali ke depan untuk melayani tamu.

Sementara Suzy sangat lega karena Siwon sudah kembali ke depan. Ia menarik nafas panjang. Dia tidak habis pikir, begitu bodoh dirinya sampai mengumbar perasaan cintanya ke Siwon karena belum tentu pria dingin itu mempunyai perasaan yang sama terhadapnya. Bisa saja semua ini hanyalah cinta yang bertepuk sebelah tangan. Cinta yang tak bersambut. Suzy menggelengkan kepalanya, ia tidak ingin berpikiran yang macam-macam.

Saat dia kembali ingin memperhatikan Siwon wajahnya tiba-tiba berubah cemas. Bibirnya langsung maju beberapa centi saat melihat kedatangan gadis bermantel biru itu. Lagi-lagi gadis itu datang ke kafe.

Gadis cantik, bertubuh ramping dan berbadan tinggi itu tidak datang ke kafe saat Siwon sakit. Tetapi seperti mempunyai radar terhadap Siwon. Gadis itu datang kembali, tepat saat Siwon sudah masuk bekerja. Dengan rambut sebahu yang dikuncir tengah, gadis itu terlihat sangat manis. Lesung pipi kedua gadis itu mengembang matanya menangkap siluet tubuh Siwon.

Siapa sebenarnya gadis itu? Kenapa selalu Siwon yang melayani gadis itu? Apa sebenarnya hubungan mereka berdua?!! Sangat jelas terlihat kalau gadis itu menyukai Siwon. Bagaimana dengan Siwon? Apa Siwon juga menyukai gadis itu?!!!

Pertanyaan-pertanyaan itu terus memenuhi otak Suzy.

-To be continue-