Beranda

[Ficlet] Tiesa

8 Komentar

Tiesa

All character here belong to themselves

Tiesa © blackfreesia

Ficlet

Angst/Romance

Broken!Luna/Onew

~oo00oo~

Don’t Like, Don’t Read

~oo00oo~

Salju jatuh di atas rambut mereka, dan udara dingin disekeliling terasa menggigit kulit. Waktu serasa menggantung sia-sia di udara dingin, menunggu sepasang anak muda yang diam di tengah salju untuk bicara barang hanya sepatah. Mereka tak mempedulikan dinginnya salju. Mereka diam.
Lagi

Iklan

Bag Story : U Make Me Fall Into U (Yunho’s Story) (Part.1)

28 Komentar

Annyeeeooongg!!

Okee , akhiirnya Bag Story – U Make Me Fall Into U (Yunho’s Story) sudah rampung. Di sela-sela kegiatan, aku ngebet banget nih bikinnya. Mumpung idenya sedang meluap-luap. Hha.. 😀

Hum… untuk yang Bag Story – It’s not Childish Love (Sulli’s Story) mungkin baru minggu depan. Kenapa eh kenapa, karena aku ada acara weekend ini. Harap sabar yaa… ^^/

kalo saking lamanya aku nggak ngeposting part 1 nya sampe banyak yg lupa, silakan baca (prolog) Bag Story nyaa..
hehee… 😀

Apa lagi yaa… kayaknya nggak ada lagi deh yang bisa diceritain. Sudah ah.

Happy laughing~~!

________________________________________________________

 

Yunho POV

 “APA-APAAN INIIII??!!” aku terbelalak melihat isi tasku. Deretan teratas yang terlihat adalah rok pendek yang terlipat rapi. Shock, perlahan tanganku meraih barang kecil yang terselip di antara tumpukan baju dalam koper. Dua bulatan kecil bertali-tali di atas dan di samping. Apa iniii??!

“BRAAA?!!”

Tanganku yang lain meraih barang kecil yang terselip di lain tempat di dalam koper. Kali ini kain segitiga berenda-renda dan berpita. “OMOO!! Apa pulaaa inii??!!”

Aku melempar keras barang-barang tersebut dengan kesal. Tanganku menepuk jidatku tak percaya. Oh tuhan, jangan bilang kalau… Aku meraih handphone ku yang tergeletak di samping koper dan memencet nomor di speed dial ku. Beberapa saat kemudian, nada sambung terdengar, dan…

“Yo… yoboseyo…?” suara di seberang terdengar mencicit dan takut-takut.

Great, sepertinya dia sudah sadar.

“SULLIIIIII!!! Apa-apaaan iniiii?!! Kenapa ada bra, celana dalam, rok pendek, dan apa pula ini botol-botol nggak jelas ini di koperku??!” aku berteriak jengkel dan mengambil sembarangan semua barang yang tertata rapi dalam koper lalu membuangnya ke segala arah dengan perasaan jengkel.

“Opp… oppa?” suara di seberang makin kecil dan ketakutan. “Mian… sepertinya aku salah mengambil tas… mian…”

Huwaaahhh!! Kalau yang itu aku sudah tahuuu!!! Dasar Sulli babooo!

“LALUUUUUU….?!! Oppa harus memakai apa di siniii??! Satu jam lagi oppa sudah ada meeting, Sulliiii!!!” Lagi