Beranda

Mr. Cho’s Ramen?!

5 Komentar

 

Cast: KyuToria (Kyuhyun SJ-Victoria f(x))

cameo: Xiao

1.113 words
***

‘Chagiya…  jinjja jinjja choaeyo..

Bogoshippoyo

Our heart to heart loving affection bridged by a trip of ethereal touch’

 

Yeoja berponi ini terkikik melihat adegan terakhir namjachingu nya dan ‘istri’ dari namjachingu nya itu.

Memang ia pernah sakit karena tingkah laku suaminya ini, tapi tidak bisa dipungkiri bahwa sekarang, tayangan yang pernah ia anggap laknat ini menjadi hiburan yang cukup ampuh baginya.

Bagaimana ia tidak menganggapnya lucu melihat suaminya –dengan kaku dan anehnya- mencoba berbahasa cina selama dua episode berturut-turut?

Ingat bagaimana kejamnya Kyu  saat ia menjahili istri virtualnya itu dengan menyuruhya menghabiskan mie yang jelas-jelas rasanya tidak karuan seperti itu?

                “Qian, hari ini, aku akan membuatkanmu ramen terbaikku! “ Ujar Kyuhyun menggebu-gebu sambil menggunakan apron merahnya. Tangan kanannya memegang panci, dan tangan kirinya memegang spatula.

                “Kau yakin hasilnya akan layak makan Kyu? Aku belum mau mati!” Ujar Qian sambil duduk di kursi pantry, melihat lekat-lekat mata namjachingunya itu.

                “Aku tidak mau kalah dari ‘Appa-Khun’ mu itu! Dia mungkin bisa membuat pasta yang katanya enak, tapi tetap saja tidak ada yang bisa mengalahkan ramenku.” Ujarnya narsis sambil menyibukkan dirinya.

Qian hanya menatap tingkah laku namjachingu-nya itu dengan hati berdebar –seperti biasa-. Semua lelah yang ia rasakan meluap seketika ketika ia bisa melihat namja ini tersenyum, atau mengeluarkan kata narsisnya. Lagi

Iklan

kali̱méra

2 Komentar

cast: KyuToria

victoria song= Victoria Hawkins

Cho Kyuhyun= Archer O’shea

 

Terinsipirasi dari - Novel: Demon Glass
Prolog

Bayangkan jika kau mencintai seseorang yang pernah menghunuskan pedang ke wajahmu.

Bayangkan jika kau terus menginginkan dia, kau harus menjalani ritual penghapusan, yang berpotensi menghilangkan nyawamu.

Bayangkan jika kau… meminta tunanganmu menyelamatkan nyawa orang yang kau cintai.

Dan itu semua terjadi padaku.

***

“Tutup mulutmu, Hawkins”.

Tatapan sinis itu, ucapan sinis itu, hal yang selalu aku rindukan darinya. Semua terjadi begitu saja. Selama satu semester ini, aku mengenalnya sebagai sosok yang dingin, sinis, tidak pernah memanggil nama depanku- Victoria- tetapi tetap memanggil nama belakangku, meskipun aku sudah menganggapnya teman –atau lebih- selama ini.

Hingga pada akhirnya, kami terkurung semalaman di ruanagan Ice skating. Dia tahu aku kedinginan, dan pada akhirnya… dia mendekapku. Aku… senang, tentu saja. Dia adalah sesosok dingin, sinis, dengan tatapan yang membuatmu tertohok dan jantungmu berdebar sepuluh kali lebih kencang dari biasanya.
Hingga akhirnya, sesuatu yang tak pernah aku harapkan terjadi. Lagi

My Precious Banshee~

22 Komentar

“Qiannie~”

“Hm?”

“Menurutmu, acara WGM ku gimana?”

“Gimana apanya?”

“Yah, menarik, atau apa…”

“Kau terlihat bodoh Kyu!”

“MWO?!”

“Kau. Terlihat. Bodoh. Yak! Kyuhyunnie, apa sistem pendengaranmu teganggu?”

“Yak! Song Qian!”

Gadis berambut coklat panjang itu berlari ringan menghindari amukan namja beraura setan tersebut. Senyuman manis yang ia lempar, berbanding terbalik dengan kondisi hatinya. Jauh di dalamnya, ada rasa sakit yang sulit di deskripsikan. Oh, mungkin ini …. Karma.

Sweet revenge eh? Cho kyuhyun, kau berhasil.

****

                Namja itu merengut setelah gadisnya menghilang dibalik pintu. Apa dia sebegitu terlihat bodohnya di acara laknat itu? Padahal dia sudah melakukan usaha -yang menurutnya- terbaik.

Tapi tetap saja, jikalau yeoja itu bukan gadisnya, maka apapun hal romantic yang ia buat, akan sia-sia.

Intinya, hatinya hanya untuk Song Qian. Lagi

[Free Writer] Blind

54 Komentar



PROLOG

“Annyeong haseyo, joneun Song Chi En ibnida…”

“Bffffhhh…”

Sembilan pasang mata menoleh ke arah orang yang sekarang menelan tawanya yang hampir keluar tadi.

“Kyuhyun-ah, aku juga aneh dengernya, tapi tahan dikit ketawanya bisa gak sih?” bisik Sungmin. Ia jadi merasa tidak enak pada yeoja yang sekarang menatap mereka bingung itu.
Lagi

[FREEWRITER] My Love Story

3 Komentar

Tittle :My Love Story
Author : dhee95line
Length : twoshot
Genre : Romance, Friendship
Cast : Keluarga Jung (appa, umma, Jessica, Krystal), keluarga Lee Eusebio (appa, umma, Victoria, Alexander), Choi Minho, Park Jiyeon, Seo Joohyun (Seohyun), Sulli.
NOTE : Maaf kalo ada salah-salah dalam penulisan dan maaf juga kalau tidak suka pada pairing yang dibuat. Jangan lupa kritik dan sarannya. Akhir kata, Happy Reading ^^
P.S : ff ini pernah dipublish juga di fanfictionninea.wordpress.com ^^

FF INI MURNI BUATAN SAYA, HASIL PEMIKIRAN SAYA. JADI HARAP JANGAN MENG-COPYPASTE SEENAKNYA. Lagi

Bag Story : U Make Me Fall Into U (Yunho’s Story) (Part.1)

28 Komentar

Annyeeeooongg!!

Okee , akhiirnya Bag Story – U Make Me Fall Into U (Yunho’s Story) sudah rampung. Di sela-sela kegiatan, aku ngebet banget nih bikinnya. Mumpung idenya sedang meluap-luap. Hha.. 😀

Hum… untuk yang Bag Story – It’s not Childish Love (Sulli’s Story) mungkin baru minggu depan. Kenapa eh kenapa, karena aku ada acara weekend ini. Harap sabar yaa… ^^/

kalo saking lamanya aku nggak ngeposting part 1 nya sampe banyak yg lupa, silakan baca (prolog) Bag Story nyaa..
hehee… 😀

Apa lagi yaa… kayaknya nggak ada lagi deh yang bisa diceritain. Sudah ah.

Happy laughing~~!

________________________________________________________

 

Yunho POV

 “APA-APAAN INIIII??!!” aku terbelalak melihat isi tasku. Deretan teratas yang terlihat adalah rok pendek yang terlipat rapi. Shock, perlahan tanganku meraih barang kecil yang terselip di antara tumpukan baju dalam koper. Dua bulatan kecil bertali-tali di atas dan di samping. Apa iniii??!

“BRAAA?!!”

Tanganku yang lain meraih barang kecil yang terselip di lain tempat di dalam koper. Kali ini kain segitiga berenda-renda dan berpita. “OMOO!! Apa pulaaa inii??!!”

Aku melempar keras barang-barang tersebut dengan kesal. Tanganku menepuk jidatku tak percaya. Oh tuhan, jangan bilang kalau… Aku meraih handphone ku yang tergeletak di samping koper dan memencet nomor di speed dial ku. Beberapa saat kemudian, nada sambung terdengar, dan…

“Yo… yoboseyo…?” suara di seberang terdengar mencicit dan takut-takut.

Great, sepertinya dia sudah sadar.

“SULLIIIIII!!! Apa-apaaan iniiii?!! Kenapa ada bra, celana dalam, rok pendek, dan apa pula ini botol-botol nggak jelas ini di koperku??!” aku berteriak jengkel dan mengambil sembarangan semua barang yang tertata rapi dalam koper lalu membuangnya ke segala arah dengan perasaan jengkel.

“Opp… oppa?” suara di seberang makin kecil dan ketakutan. “Mian… sepertinya aku salah mengambil tas… mian…”

Huwaaahhh!! Kalau yang itu aku sudah tahuuu!!! Dasar Sulli babooo!

“LALUUUUUU….?!! Oppa harus memakai apa di siniii??! Satu jam lagi oppa sudah ada meeting, Sulliiii!!!” Lagi